Mutiara Bunda
Suatu senja hening, aku tersendiri….
coba resapi lembut warna jingga mentari sentuh kulitku…
terawang hayalku ingin menembus nirwana….
tapi terhalang balutan realita….
Bunda, ini aku di sini….
berharap bisa banggakanmu dengan lakuku…
ingin kuurai kata dengan indahnya dan persembahkan semua untukmu…
Bunda, ini aku…
yang mencoba untuk menjadi mutiaramu….
rindukan tiap jengkal kasihmu….
bermimpi tuk bisa sepertimu
penuh sinar, tanpa lelah tiap detikmu….
ingin aku teriakkan pada langit, bumi dan isinya….
"Aku bangga jadi mutiaramu"
akankah kau dengar Bunda?
Saat jarak bukan lagi hitungan jari…
aku untai tiap arti hidupku….
untuk berikan padamu….
saat waktu hanya untuk kita….
saat kembaliku jumpaimu….


