s@nubary

August 26, 2006

PASRAH^KU

Filed under: Jerit S@nubary

PASRAH I

Kusimak diri pada cermin hati
Dari ubun hingga ujung kaki
Ternyata tiada yang kumiliki

        Indra yang lima
        Jasad yang sempurna
        Juga rasa…
        Semua hanyalah sementara
        Karena aku hanya bayang** pancaran nur-Mu 

Wahai pagiku yan hampa…
Ooo… malam yang dingin…
Tulang** ini terlalu rapuh menahan siksamu

       Aku jatuh tersimpuh,
       Bersimpuh peluh, pasrah seribu daya

Kucoba melerai sukma dari dosa dan noda
sentuhan jari jemari dunia

       Oh… hanya Kau jua yang hakiki
       Tempat kami kembali…

 

PASRAH II

Tuhan… aku hamba-Mu
Abdiku hanya untuk-Mu

Tuhan… asmu-Mu ku ingat
curahi padaku rahmat
ku tunggu…ku harap…

Disubuh yang bening, dimalam yang hening
disiang yang panas
disaat siterkutuk tertawa, merayu dan menggoda
Kurebahkan diri, sujud pada-Mu untuk mengabdi…

Tuhan… kini aku telah datang
kutinggalkan alam fana, kulupakan dunia
hanya untuk menemui-Mu

Tuhan…
rinduku… hidupku…
pasrahku… matiku…
hanya untuk-Mu…

 
                                                                    OhM’98
 

August 24, 2006

Perjalanan Istimewa Isra Mi’raj : Menyaksikan 10 Azab Bagi Wanita

Filed under: Uncategorized

Dalam perjalanan Isra’ Mi’raj, Baginda Muhammad SAW diperlihatkan tentang 10 jenis siksaan yang menimpa wanita hingga Rasulullah SAW menangis setiap mengenangnya.
Di antaranya tentang (1) perempuan yang digantung dengan rambut dan otak di kepalanya mendidih. Mereka adalah perempuan yang tidak mau melindungi rambutnya dari pandangan lelaki lain.
Siksaan lain yang diperlihatkan kepada Baginda adalah (2) perempuan yang digantung dengan lidah, (3) tangannya dikeluarkan dari punggung, dan (4) minyak panas dituangkan ke dalam kerongkongnya. Mereka adalah perempuan yang suka menyakiti hati suami dengan perkataan.
Baginda juga melihat bagaimana (5) perempuan digantung buah dadanya dari arah punggung dan air pohon zakum dituangkan ke dalam kerongkongnya. Mereka adalah perempuan yang menyusui anak orang lain tanpa izin dari suaminya. Ada pula (6) perempuan yang diikat kedua kakinya serta kedua tangannya sampai ke ubun-ubun, dililit oleh beberapa ekor ular, dan kalajengking. Mereka adalah perempuan yang mampu shalat dan berpuasa tetapi tidak mau mengerjakannya, tidak wudhu dan tidak mau mandi junub. Mereka sering keluar rumah tanpa izin suaminya dan tidak mandi bersuci setelah haid dan nifas.
Baginda lalu melihat (7) perempuan yang makan daging tubuhnya sendiri sedangkan di bawahnya ada api yang menyala. Mereka adalah perempuan yang berhias agar dilihat oleh lelaki lain dan suka menceritakan keburukan orang lain. (8) Baginda juga melihat perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting dari neraka. Mereka adalah perempuan yang suka membanggakan diri sendiri agar orang melihat perhiasannya.
Siksaan lain yang dilihat oleh Baginda adalah (9) perempuan yang kepalanya seperti kepala babi dan badannya seperti keledai. Mereka adalah perempuan yang suka mengadu domba dan sangat suka berdusta. Ada juga (10) perempuan yang Baginda lihat, wajahnya berbentuk anjing dan beberapa ekor ular serta kala jengking masuk ke dalam mulutnya lalu keluar melalui duburnya. Mereka adalah perempuan yang suka marah kepada suaminya dan memfitnah orang lain.

#Untuk itu, fikirkan dan maknailah tangisan Rasulullah… dengan tangisan itu berarti betapa risaunya Rasulullah akan umatnya yang akan melanggar dan menerima azab-azab diatas… Semoga Allah  mengampuni dosa-dosa kita semua.. Amiinn….

August 12, 2006

Tanpa Judul >> Bisikan Hati Salah Sasaran

Filed under: Uncategorized
terkadang, menikmati percintaan seperti memakan buah mangga dengan garam, terasa asinnya, terasa asamnya, membuat mata harus memicing karena merasakan perpaduan rasa yang saling bertolak belakang. tetapi justru disitulah letak kenikmatan dan keasyikan kita untuk terus menikmatinya, kita tahu kapan terasa hati ini teriris-iris ketika yang diinginkan tidak terpenuhi, kita juga tahu bagaimana rasa tidak enaknya ketika rindu mencincang jiwa kita. kita tahu semua, ketakutan, pengharapan, penantian, semuanya membelenggu diri. tetapi karena itu juga kita semakin perkasa dan menjadi kuat, semakin penasaran terhadap rasa sakti semula, juga menghitung-hitung seberapa kuat kita menahan diri dari apa yang kita inginkan.
 
sekali waktu belajarlah untuk memposisikan diri sebagai orng lain, sebagai kekasih yang sedang menunggu kekasihnya pada malam-malam yang tak berujung, pada malam-malam berpurnama yang sempat menjadi perbincangan hangat dan melenakan. melahirkan tawa dan juga gelora untuk terus saling setia, entah pada apa. terkadang, rasa sayang dan pengertian dengan seketika berubah menjadi ketergesa-gesaan dan gemuruh amarah, bukan karena tidak sayang, bukan pula karena telah berubah menjadi benci, tetapi karena apa yang tersimpan didadanya, yang terus mendesak-desaknya untuk minta mendengar, dimanja, dan disayang. mungkin seperti itulah ketika #### meminta $$$$ untuk bercerita apa saja, tak pernah bosan #### mendengar, menikmati, semuanya, sesekali, bolehkan bila aku hanya diam menikmati isi hatimu, mendengarkan kelucuanmu, merasakan kehangatanmu dan kecemburuanmu…bolehkan. bukan sesuatu yang anehkan bila akhir-akhir ini #### minta perhatian yang lebih dari sebelumnya, semuanya karena rasa sayang yang tiba-tiba melonjak dengan drastis. yang #### sendiri kadang bingung menghadapinya.
 
bisakan,kehangatan seperti diakhir-akhir pertemuan itu kita hadirkan setiap hari, tidak mesti harus diakhir pertemuan. #### juga ingin menangis lagi seperti dulu, bukan karena rindu yang ### simpan atau karena ### marah, tapi karena sesuatu yang menyergap #### yang hadir setelah kita bermanja-manja. setelah kita mengatakan apa yang sebenarnya kita rasakan, ketika #### merasakan pelukan $$$$ yang hangat meski #### tidak pernah rasakan. tidak salahkan kalau #### meminta sesuatu yang lebih dalam beberapa hari ini. sesuatu yang menjadi rutinitas kita selama ini.
                      30 juli 2006, 18.44

August 7, 2006

JARING S@NUBARY

Filed under: Uncategorized

kamu harus tau tentang aku…. kamu harus mengerti keadaan^ku…. kamu harus tau arti gerakan^ku…. jelaskan pada hatimu akan sikap^ku…. maknai sendiri bahasa^ku….. jangkaulah firasat^ku…. rasai perasaan^ku…. ciumlah aroma  tubuh^ku dan raba tiap jengkal hangatnya… ukurlah jarak langkah^ku…. tadah tiap tetes airmata^ku…. cari dimana tambatan asa^ku…. apa yang engkau fikirkan  tentang diam^ku..?? apa yang engkau rasakan tentang naluri^ku..?? adakah palingan wajah^ku melukaimu..?? akankah kebisuan^ku menyakitimu..??perhatikan keterpurukan^ku..!! lihatlah betapa hinanya diri^ku kini..!! telah jatuh aku ke lembah yang ku coba untuk menjauhi..!! larut^ku dalam kefanaan alam ini..!! simpan sedih yang engkau tujukan padaku… jangan genangi air matamu… aku sadar… aku lelah… ku coba menepi dari jaring-jaring yang menjerat s@nubary… aku telah yakinkan hati… untuk menggapai yang hakiki…






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer