Tanpa Judul >> Bisikan Hati Salah Sasaran
terkadang, menikmati percintaan seperti memakan buah mangga dengan garam, terasa asinnya, terasa asamnya, membuat mata harus memicing karena merasakan perpaduan rasa yang saling bertolak belakang. tetapi justru disitulah letak kenikmatan dan keasyikan kita untuk terus menikmatinya, kita tahu kapan terasa hati ini teriris-iris ketika yang diinginkan tidak terpenuhi, kita juga tahu bagaimana rasa tidak enaknya ketika rindu mencincang jiwa kita. kita tahu semua, ketakutan, pengharapan, penantian, semuanya membelenggu diri. tetapi karena itu juga kita semakin perkasa dan menjadi kuat, semakin penasaran terhadap rasa sakti semula, juga menghitung-hitung seberapa kuat kita menahan diri dari apa yang kita inginkan.
sekali waktu belajarlah untuk memposisikan diri sebagai orng lain, sebagai kekasih yang sedang menunggu kekasihnya pada malam-malam yang tak berujung, pada malam-malam berpurnama yang sempat menjadi perbincangan hangat dan melenakan. melahirkan tawa dan juga gelora untuk terus saling setia, entah pada apa. terkadang, rasa sayang dan pengertian dengan seketika berubah menjadi ketergesa-gesaan dan gemuruh amarah, bukan karena tidak sayang, bukan pula karena telah berubah menjadi benci, tetapi karena apa yang tersimpan didadanya, yang terus mendesak-desaknya untuk minta mendengar, dimanja, dan disayang. mungkin seperti itulah ketika #### meminta $$$$ untuk bercerita apa saja, tak pernah bosan #### mendengar, menikmati, semuanya, sesekali, bolehkan bila aku hanya diam menikmati isi hatimu, mendengarkan kelucuanmu, merasakan kehangatanmu dan kecemburuanmu…bolehkan. bukan sesuatu yang anehkan bila akhir-akhir ini #### minta perhatian yang lebih dari sebelumnya, semuanya karena rasa sayang yang tiba-tiba melonjak dengan drastis. yang #### sendiri kadang bingung menghadapinya.
bisakan,kehangatan seperti diakhir-akhir pertemuan itu kita hadirkan setiap hari, tidak mesti harus diakhir pertemuan. #### juga ingin menangis lagi seperti dulu, bukan karena rindu yang ### simpan atau karena ### marah, tapi karena sesuatu yang menyergap #### yang hadir setelah kita bermanja-manja. setelah kita mengatakan apa yang sebenarnya kita rasakan, ketika #### merasakan pelukan $$$$ yang hangat meski #### tidak pernah rasakan. tidak salahkan kalau #### meminta sesuatu yang lebih dalam beberapa hari ini. sesuatu yang menjadi rutinitas kita selama ini.
30 juli 2006, 18.44


